Tidak menemukan informasi yang anda cari? Coba periksa semua artikel yang ada di e-kehamilan pada daftar artikel kami.
Daftar Artikel - Cepat Hamil - Kehamilan

Tanda Keguguran


"Dengan lebih mengenal tanda keguguran diharap angka keguguran pada ibu hamil dapat berkurang"


Menurut dunia medis, istilah keguguran digunakan untuk menggambarkan keluarnya janin dari kandungan pada usia kurang dari 22 minggu. Diatas usia tersebut dapat disebut dengan kelahiran prematur.


Tanda Awal Keguguran

Beberapa tanda keguguran yang dapat dirasakan oleh ibu hamil adalah rasa tidak enak badan seperti lemas dan tidak fit. Rasa lemas tersebut mungkin hampir serupa dengan morning sickness namun demikian biasanya rasa lemas juga diikuti dengan rasa tidak nyaman pada perut, pusing hingga mimisan.

Untuk menghindari keguguran ibu hamil dapat memperbanyak asupan air putih untuk meredakan rasa mual. Konsumsi makanan yang bergizi juga diperlukan agar daya tahan ibu hamil dan janin meningkat.

Dokter kandungan biasanya mengharuskan ibu hamil untuk melakukan bedrest hingga gejala keguguran mereda. Satu hal mudah yang dapat ibu lakukan untuk meredakan tanda keguguran adalah dengan menghindari stress. Latihan relaksasi dengan membayangkan hal yang indah seperti bertemu dengan bayi adalah contoh untuk menghindari stress.


Tanda umum keguguran

Beberapa tanda umum keguguran adalah hilangnya tanda kehamilan seperti mengencangnya payudara, rasa pusing dan rasa berat serta capek pada tubuh ibu hamil.

Rasa nyeri pada tengah perut dapat bertambah parah seiring meningkatnya kontraksi pada usia kehamilan yang masih muda. Ibu hamil juga dapat merasakan rasa kaku pada perut.

Tanda umum keguguran yang lain adalah adanya pendarahan yang banyak seperti diwaktu haid sehingga dalam satu jam ibu bisa menghabiskan lebih dari 2 pembalut. Bila bercak darah tersebut keluar dalam 3 hari berturut-turut maka dapat dipastikan tanda keguguran sudah terjadi.


Keluarnya gumpalan merah muda keabu-abuan dari vagina merupakan puncak dari terjadinya keguguran. Apabila dimungkinkan simpanlah gumpalan tersebut untuk berkonsultasi ke dokter kandungan. Dokter kemudian akan memastikan apakah gumpalan tersebut merupakan janin atau bukan.

Apabila baru sebagian janin yang keluar dari rahim maka dokter kandungan dapat melakukan tindakan kuret untuk membersihkan rahim dari sisa-sisa rahim. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan reproduksi dan mempersiapkan rahim untuk kehamilan berikutnya.

No comments:

Post a Comment

Untuk pengembangan situs ini, kami sangat berterima kasih apabila pembaca menyampaikan pertanyaan, saran maupun kritik atas tulisan - tulisan kami.