Tidak menemukan informasi yang anda cari? Coba periksa semua artikel yang ada di e-kehamilan pada daftar artikel kami.
Daftar Artikel - Cepat Hamil - Kehamilan

Nama Bayi Keren - A

Kumpulan Nama Bayi Keren dari berbagai Negara dimulai dengan huruf abjad A. Untuk mencari nama bayi dengan awalan huruf yang lain, klik link dibawah ini :


No Nama Arti Negara
1 Aabidah  Tekun Beribadah Arab
2 Aathifah  Pemberian Arab
3 Abdiel  Hamba Allah Ibrani
4 Abidah  Beradab Arab
5 Adara  Cantik Yunani
6 Adawiyah  Seorang Wanita Sufi Arab
7 Adelia  Mulia Jerman
8 Adena  Indah Yunani
9 Adira  Kuat Yahudi
10 Adonia  Cantik Spanyol
11 Adora  Yang Tercinta Latin
12 Adoria  Tercinta Latin
13 Adrienne  Kaya Perancis
14 Adsila  Berbunga Amerika Asli
15 Afrah  Kegembiraan Arab
16 Aiko  Tercinta Jepang
17 Aimee  Tercinta Perancis
18 Ainiyah  Pohon Rimbun Bersemi Arab
19 Alana  Damai Irlandia
20 Alanza  Ambisius Spanyol
21 Alifah  Ramah Tamah Arab
22 Alina  Terang Slavia
23 Aline  Jujur Skotlandia
24 Alisha  Mulia Jerman
25 Almasah  Batu Mulia Arab
26 Almeta  Ambisius Latin
27 Alvina  Sahabat Inggris
28 Amabel  Baik Hati Latin
29 Amada  Tersayang Spanyol
30 Amandla  Tersayang Afrika
31 Amany  Cita-Cita Arab
32 Amany  Harapan Arab
33 Ambrose  Abadi Ibrani
34 Aminah  Dapat Dipercaya Arab
35 Amira  Putri Bangsawan Arab
36 Amira  Ungkapan Yahudi
37 Anevay  Pemimpin Amerika
38 Anisah  Lemah Lembut Arab
39 Anisah  Teman Penghibur Arab
40 Annora  Cahaya Yunani
41 Anthea  Dewi Kebajikan Ibrani
42 Anthea  Bunga Yunani
43 Antonite  Remaja Yunani
44 Anya  Penuh Keagungan Ibrani
45 Ardelle  Tekun Amerika Asli
46 Ardelle  Hangat Latin
47 Ardelle  Sangat Antusias Latin
48 Ardith  Kebun Bunga Yahudi
49 Areta  Gadis Yang Bijak Yunani
50 Ariane  Kudus Perancis
51 Arij  Bau Yang Sedap Arab
52 Ariti  Perunggu Sansekerta
53 Armila  Gelang Latin
54 Asahy  Warna-Warni Arab
55 Ascarya  Tampil Kedepan Sansekerta
56 Athifa  Lemah Lembut Arab
57 Audrey  Mulia Perancis
58 Aurelia  Bahagia Latin
59 Aurelia  Makmur Latin
60 Austrin  Agung Latin
61 Avisa  Perawan Yang Lembut Latin
62 Awahita  Penuh Perhatian Sansekerta
63 Ayana  Berbunga Amerika
64 Azalia  Yang Dilindungi Ibrani
65 Azana  Megah Afrika
66 Azhar  Bunga-Bunga Arab
67 Azighah  Memancar Arab

Tentang Kehamilan dan Penambahan Berat Badan



Berapa standar yang ditetapkan bagi ibu hamil untuk menambah berat badan ?
Apakah penambahan berat badan ibu di kehamilan termasuk normal ?
Apakah ukuran standar berat badan dan kehamilan selalu sama?

Pertanyaan diatas pasti muncul pada pasangan suami istri yang tengah mendapatkan kehamilan. Apalagi bila saat ini adalah kehamilan anak pertama bagi mereka. Seluruh informasi tentang kehamilan dirasa patut untuk dibaca oleh pasangan suami istri tersebut.

Penambahan berat badan pada ibu saat mendapatkan kehamilan ternyata tidak terpaku pada satu tabel standar penambahan berat badan ibu hamil. Penambahan berat badan saat hamil ini lebih tergantung pada Body Mass Index dari wanita sebelum mendapatkan kehamilan.

Ibu hamil yang termasuk pada BMI normal (18.5 – 24.9) sebelum mendapatkan kehamilan dianjurkan untuk menambah berat badan hingga minimal 12.5 kg dan maksimal 17.5 kg. Bagi mereka yang pada saat sebelum mendapatkan kehamilan termasuk pada kategori kurus sangat dianjurkan untuk dapat menambah berat badan hingga 20 Kg. Berlawanan dengan mereka yang kurus, wanita yang sebelum mendapatkan kehamilan termasuk pada kategori gemuk sebaiknya hanya menambah berat badan sampai maksimal 12,5 kg. Hal ini dimaksudkan agar pertumbuhan janin di saat kehamilan dapat optimal.

Pada kasus kehamilan kembar tentunya berat badan bisa lebih dari yang disebutkan diatas. Tentunya bagi mereka yang mendapatkan kehamilan kembar dianjurkan untuk mendapatkan penambahan berat badan hingga 20 kg. Penambahan berat badan rata-rata pada saat hamil bisa saja mencapai 2-3 kg di Trimester I dan selanjutnya mencapat 1.5 – 2 kg.

Komposisi penambahan berat (rata-rata) di kehamilan :

Berat bayi : 3 - 4 kg (diakhir kehamilan)
Plasenta: berat plasenta cukup bulan kira2 1/6 berat bayi, kira2 : 500 - 700 gr
Berta peningkatan cairan tubuh : 1-2 kg
Uterus: 1 kg
Penumpukan lemak dll: 2 - 3 kg
Payudara: 0.5 - 1 kg
Volume darah: 1.5-2 kg
Air ketuban: 1 kg

Ibu hamil yang termasuk pada kategori kurus sebelum mendapatkan kehamilanharus bisa mencapai berat badan yang dianjurkan agar tidak terjadi komplikai kehamilan seperti : bayi lahir prematur maupun bayi lahir cukup bulan dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Bagi mereka yang termasuk pada kategori gemuk sebelum mendapatkan kehamilan harus dapat menjaga penambahan berat badan agar tidak melebihi berat badan yang dianjurkan dokter kandungan sehingga tidak timbul komplikasi kehamilan seperti preeklampsia, makrosomia (bayi besar) dan risiko diabetes pada ibu dan bayi

Untuk menjaga kehamilan dengan baik sebaiknya ibu hamil mengkonsumsi makanan dengan komposisi tepat dan seimbang. Ibu hamil dianjurkan memperbanyak makanan yang berserat, buah2an, sayuran dan protein agar kehamilan terjaga dengan baik. Hindari konsumsi lemak dan karbohidrat berlebih karena dapat mengganggu keseimbangan zat gizi yang diperlukan janin di masa kehamilan.

Tanda Melahirkan


 
Kapan kehamilan ibu berakhir?
Bagaimana tanda ibu akan melahirkan?
Bagaimana tanda melahirkan?
Bagaimana ciri melahirkan?
Kapan harus ke rumah sakit bersalin?
Kapan harus ke bidan?

Pertanyaan ini pasti menghinggapi ibu hamil di akhir masa kehamilan terutama di minggu ke 40. Berikut ini kami kumpulkan beberapa tanda melahirkan yang perlu ibu ketahui agar ibu tidak cemas di akhir masa kehamilan.

Kepala Bayi mulai turun ke bawah

Di akhir masa kehamilan, ibu hamil dapat merasakan perut menjadi lebih ringan. Ini dikarenakan di dua minggu sebelum kelahiran, kepala bayi sudah berada di bawah dan turun ke daerah rangka tulang pelvis. Ketika bayi telah turun ke bawah, ibu hamil mungkin mengalami rasa sakit di bagian selangkangan karena tekanan bayi. Ibu hamil menjadi lebih sering buang air kecil karena bayi menekan kadung kemih. Tanda melahirkan lain yang menyertai hal ini adalah rasa sakit pada perut, mulas, sering buang air besar dan buang angin.

Rasa Sakit pada panggul

Di akhir kehamilan persalinan dapat ditandai dengan rasa sakit berlebih pada panggul dan bagian tulang belakang. Rasa sakit ini disebabkan karena adanya pergeseran dan pergerakan bayi yang mulai menekan tulang belakang. Untuk mengurangi rasa sakit ini hendaknya ibu hamil banyak berjalan. Olah raga berjalan ringan juga dipercaya dapat mempercepat proses kelahiran.

Keluar cairan lendir kental bercampur darah

Mendekati masa persalinan, ketika leher rahim mulai menipis dan mulai keluar cairan lendir kental sedikit lengket. Bila ibu hamil mengalami hal ini sebaiknya ibu segera berangkat ke rumah sakit untuk bersalin atau ke bidan untuk mendapatkan pertolongan persalinan. Lendir ini dapat bercampur dengan darah bila leher rahim dalam proses membuka.

Air Ketuban Telah Pecah

Air ketuban merupakan salah satu tanda melahirkan yang pasti. Air ketuban yang berwarna jernih dan tidak berbau berarti air ketuban tersebut belum bersifat racun bagi bayi. Namun demikian bila yang keluar adalah air ketuban yang keruh dan berbau maka kondisi bayi di dalam kandungan dapat terancam karena air ketuban tersebut telah bersifat racun. Bila ini terjadi sebaiknya ibu hamil segera dilarikan ke bidan / rumah sakit untuk segera mendapatkan pertolongan melahirkan.

Terjadi kontraksi rahim

Kontraksi rahim yang menandai awal proses melahirkan adalah kontraksi yang berturutan selama 5 menit dan tidak hilang dalam 1 jam. Bedakan dengan kontraksi palsu yang biasanya datang secara tiba-tiba dan langsung hilang (tidak berkesinambungan)

Rahim telah dalam keadaan membuka

Persalinan ditandai dengan membukanya rahim mulai bukaan pertama sampai dengan bukaan ke sepuluh. Fase bukaan ini secara medis diartikan berapa cm ukuran rahim yang telah membuka. Bukaan kesatu artinya rahim telah membuka 1 cm sedangkan bukaan sempurna ditandai dengan membukanya rahim sebanyak 10cm sehingga dapat dilewati oleh kepala bayi.

Singkat kata ibu hamil perlu segera dibawa ke rumah sakit ataupun bidan untuk mendapatkan bantuan persalinan bila ibu mengalami kontraksi selama 5 menit sekali dalam 1 jam, air ketuban telah pecah, gerakan bayi menjadi lebih jarang mapun vagina ibu hamil mengeluarkan darah. Konsultasikan tanda melahirkan ini dengan dokter/bidan anda agar ibu hamil segera mendapatkan pertolongan kelak bila mendapatkan tanda melahirkan.


Keranjang Bayi


 
Apakah Fungsi Keranjang Bayi?
Perlukah Membeli Keranjang Bayi?
Keranjang Bayi - Perlengkapan Bayi yang harus dibeli?

Kalau ibu masih mempunyai pertanyaan seputar perlu dan tidaknya perlengkapan bayi, sebaiknya ibu membaca ulasan e-kehamilan mengenai perlengkapan bayi ini. Perlengkapan bayi baru ada banyak sekali macamnya mulai dari Baby Tafel, Boks Bayi/Box Bayi, Stroller/Kereta Dorong, Keranjang Bayi dan Kantung Tidur. Semua itu sebetulnya tidak mutlak ibu persiapkan. Berbeda dengan popok bayi maupun bedong yang memang harus ibu beli dan persiapkan sejak usia kehamilan cukup bulan.

Keranjang bayi

Keranjang bayi merupakan salah satu perlengkapan bayi yang kurang popular penggunaannya di masyarakat. Fungsi utama keranjang bayi adalah untuk membawa bayi dari suatu tempat ke tempat lain dengan aman dan nyaman. Bayi di dalam keranjang bayi dapat tidur pulas tidak terganggu oleh lingkungan sekitarnya walau harus dipindahkan dari suatu tempat ke tempat yang lain.

Fungsi Keranjang Bayi

Umumnya keranjang bayi hanya digunakan oleh bayi baru lahir. Inilah mengapa penggunaan keranjang ini tidak terlalu populer karena masyarakat Indonesia lebih memilih untuk menggendong bayinya dengan selimut tebal dibanding harus meletakkan bayi di dalam keranjang ketika sedang bepergian.

Perlukah Membeli Keranjang bayi?

Karena umumnya keranjang bayi ini hanya digunakan oleh bayi baru lahir, biasanya ukuran keranjang bayi juga tidak terlalu besar. Inilah mengapa masa pakai keranjang bayi biasanya tidak terlalu lama. Bila ibu mempertimbangkan untuk membeli keranjang bayi, usahakan keranjang bayi tesebut aman dan nyaman sebagai tempat tidur bayi. Pilihlah keranjang bayi dengan bahan yang kuat sehingga tidak mudah rusak dan dapat digunakan kembali kepada adik si kecil kelak. Dengan begini keranjang bayi ini bisa memberikan manfaat yang lebih banyak daripada seharusnya.

Nah setelah ibu mengetahui kelebihan dan kekurangan dari perlengkapan bayi tersebut kami harap ibu menjadi lebih bijaksana dalam mengatur kebutuhan bayi kelak. Di masa kehamilan ini ibu perlu mempersiapkan keuangan tidak hanya untuk proses melahirkan nanti namun juga untuk persiapan ketika bayi ibu telah lahir kelak seperti persiapan keuangan untuk pendidikan anak dan persiapan keuangan lain yang juga tidak kalah penting.

Boks Bayi Perlukah?


 
Apakah Fungsi Boks Bayi?

Perlukah Membeli Boks Bayi?

Boks Bayi - Perlengkapan Bayi yang harus dibeli?


Kalau ibu masih mempunyai pertanyaan seputar perlu dan tidaknya perlengkapan bayi, sebaiknya ibu membaca ulasan e-kehamilan mengenai perlengkapan bayi ini. Perlengkapan bayi baru ada banyak sekali macamnya mulai dari Baby Tafel, Boks Bayi/Box Bayi, Stroller/Kereta Dorong, Keranjang Bayi dan Kantung Tidur. Semua itu sebetulnya tidak mutlak ibu persiapkan. Berbeda dengan popok bayi maupun bedong yang memang harus ibu beli dan persiapkan sejak usia kehamilan cukup bulan.

Manfaat Boks Bayi


Manfaat utama boks bayi adalah menjaga bayi agar tidak jatuh dari tempat tidur. Manfaat lain yang bisa didapat dari penggunaan boks bayi adalah menjaga bayi agar tidak terhimpit orang tuanya ketika tidur dan melindungi bayi dari gigitan nyamuk karena biasanya boks bayi juga dilengkapi dengan kelambu.

Kekurangan Boks Bayi


Setelah bicara tentang manfaat, ternyata boks bayi juga memiliki kekurangan tersendiri. Diantaranya adalah penggunaan boks bayi secara tidak langsung akan menyulitkan ibu untuk menyusui bayi di malam hari. Ibu harus bangun dan mengambil si kecil dari boks bayi untuk kemudian disusui baik dengan cara tidur maupun di gendong.

Boks bayi juga umumnya memerlukan tambahan peralatan lain seperti bumper bayi yang harganya relatif mahal. Meskipun bumper bayi ini tidak mutlak dibeli, bumper bayi dapat melindungi bayi dari tepi boks bayi apabila bayi sudah mulai belajar berguling. Biasanya penggunaan boks bayi ini pun tidak lama maksimal usia 12 bulan ketika bayi sudah mulai banyak bergerak dan berdiri.

Tips Membeli Boks Bayi


Sebelum membeli boks bayi, ibu hendaknya memperhatikan tata ruang di kamar. Jangan sampai keberadaan boks bayi justru membuat ruang menjadi lebih sempit dan tidak nyaman di huni. Dalam memilih hendaknya ibu memilih boks bayi yang dapat dirubah tingkat ketinggiannya sesuai dengan usia bayi. Ini dimaksudkan agar ketika bayi sudah agak besar dan bisa berdiri, dia tidak dapat melewati tepi boks bayi yang tinggi.

Satu hal penting lain ketika ingin membeli adalah pilihlah boks bayi yang mempunyai roda. Ini dimaksudkan agar ibu dengan mudah memindahkan boks bayi dari kamar ke ruang lain sehingga aktifitas ibu bisa lebih fleksibel dan ibu masih tetap bisa mengawasi bayi dengan cermat.

Nah setelah ibu mengetahui kelebihan dan kekurangan dari perlengkapan bayi tersebut kami harap ibu menjadi lebih bijaksana dalam mengatur kebutuhan bayi kelak. Di masa kehamilan ini ibu perlu mempersiapkan keuangan tidak hanya untuk proses melahirkan nanti namun juga untuk persiapan ketika bayi ibu telah lahir kelak seperti persiapan keuangan untuk pendidikan anak dan persiapan keuangan lain yang juga tidak kalah penting.